Kamis, 16 Desember 2010

SUMPAH SAYA TIDAK BERSALAH. TUHAN YANG MASYAALLAH. PART 1

Saya maunya cerita dari awal-wal-wal-wal untuk membuktikan bahwa saya sama sekali tidak bersalah. Tapi saya pikir sudahlah, tak usah berpanjang-panjang. Mau cerita panjang atau singkat, saya haqul yaqin saya tidak bersalah kok. Saya hanyalah wanita sederhana yang tiap pagi saya melakukan kewajibannya, yaitu lari-lari ke halte supaya tidak ketinggalan bis. Kalau sekarang ada kejadian seperti ini, hal itu terjadi di luar kontrol saya.

Hari Kamis malam, melalui ibu mertua seorang teman WNI, saya dilelepon oleh seorang pria yang mengaku pendeta. Orang Suwediya, namanya something Berg. Pak pendeta ini perlu penterjemah karena mau mengirim rekaman ke panti asuhan di Indonesia. Sure, saya dengan senang hati membantu demi anak-anak yatim piatu. Syar syur syar syur kata saya, tapi aslinya masih bingung. Terutama karena saya blas tidak kenal dengan si penelpon ini. Hati saya langsung tersentuh mendengar saya dimintai bantuan demi anak-anak yatim piatu dan saya langsung dengan giat mau membantu. Tapi di lain pihak, you know, saya ini suka impulsif, suka romantis berlebihan, dan itu bisa membuat saya salah langkah dan terlibat dalam kesulitan. Panjenengan ini pendeta ya? tanya saya pada si penelpon, dengan bodohnya. Ha mau tanya apa lagi coba? Namanya juga misih bingung. Iya saya pendeta, jawab si penelpon, nanti saya sms kamu, saya kirim link website saya, kamu akan lihat siapa saya. Baiklah. Kami akhirnya janjian akan bertemu hari Senin setelah jam kantor.

Saya chek link website-nya: webbkyrkan, alias webchurch. www.webbkyrkan.com

Ada foto seorang pria bule bernama Stanley Sjöberg. He looks sooooo familiar! Saya pernah lihat pria ini di mana ya, saya coba ingat-ingat. Ah, pasti saya pernah lihat fotonya di koran The World Today, koran kresten berbahasa Suwediya. OK, at least pria ini benar-benar pendeta. Buktinya punya website dan website nya penuh artikel-artikel kristen. Dan, sudah berumur. Jadi dia bukan penjahat. Baiklah. Saya jadi tenang. Mbesoknya, di kantor, iseng-iseng saya buka lagi website itu. Dan saya kesasar di blog pak pendeta, yang menceritakan kekecewaannya ketika hadir dalam acara debat mengenai homoseksual di TV Suwediya.

DAN JRENG!! OF COURSE!!!! Saya langsung ingat pria ini! Saya nonton acara debat itu! Ini kan pak pendeta yang diserang dari kanan kiri depan belakang karena pendapatnya bahwa homoseksual tidak alkitabiah. Saya ingat sekali saya empet luar biasa dengan manusia-manusia yang ngueyel bahwa homoseksual itu sah-sah saja, dan saya ingat sekali betapa saya mengagumi bapak satu ini karena tetap tenang, calm dan firm dengan keyakinannya. Saya ingat betul saya merasa lega karena ternyata masih ada orang di luar sana, di wilderness of Sweden, yang masih teguh memegang Firman Tuhan. Dan saya dimintai tolong oleh orang yang seperti itu??? WOW-HO!! WHOA!!

Saya jadi tertarik. Lalu saya lihat-lihat lagi website beliau. Kisah hidup beliau. Saya google "Stanley Sjöberg". Ternyata bapak satu ini benar-benar selebritis. Namanya muncul banyak sekali di artikel-artikel gereja dan kekristenan. Turki. Pakistan. Finland. Indonesia. Swedia. Negara-negara itu tempat beliau byayakan selama bertahun-tahun. Beliau sudah malang melintang di dunia persilatan sejak masih moeda belia. Dan sekarang beliau berumur 74 tahun. Saya jadi masyaalah. Saya ini ternyata mau bertemu dengan orang yang committed pada Kerajaan Allah. Saya tanya pada Ken-ken, pernah dengar tentang Stanley Sjöberg tidak? Yup, jawab Ken-ken. Dia pendeta yang terkenal karena pendapatnya yang kontroversial dan bertentangan dengan pendapat-pendapat masyarakat umum. Di koran mana kamu bacanya? tanya saya. Expressen (koran umum, agak-agak penuh skandal-red), jawab Ken-ken. Cucok, pikir saya. He is a man of God.

Belum puas, pas di gereja, saya hampiri pak pendeta Sven. Pernah ketemu langsung dengan pendeta Stanley Sjöberg belum, pak Sven? What do you know about him? Jawab pak Sven, belum, saya belum pernah bertemu langsung dengan beliau, tapi saya tahu bahwa beliau ini a fine man, hamba Tuhan yang committed dan berpengalaman. Beliau yang memulai acara tahunan Jesus Manifestation di Swedia. What??? Saya kuaget. Tanya-tanya sendiri, kaget-kaget sendiri. Bahwa pak Stanley Sjöberg adalah selebritis, itu sudah bisa saya pahami dengan sukses. Tapi bahwa ternyata beliaulah yang memulai ide acara Jesus Manifestation, acara tahunan yang berhasil mengumpulkan ribuan umat Kristiani dari seluruh penjuru Suwediya di satu tempat untuk memproklamirkan kepada dunia bahwa Jesus is Lord, itu yang saya blas tidak nggagas!! Masyaaloh. Ada apa sih, ada apa kok tiba-tiba kamu tanya tentang beliau, tanya pak Sven. Jawab saya, karena besok pulang kantor saya janjian mau ketemu beliau. What???? gantian pak Sven yang kaget. Kok bisya kok bisya?? pak Sven penasaran. Setelah saya ceritakan apa yang terjadi, pak Sven tertawa bahagia dan berkomentar, God bless you, Santi!

Indeed. I must be really blessed!!

BERSAMBUNG.

1 komentar:

  1. Masyaala alamasyaaa masyala alamasyaaaa oohhhh kayane kok ramalanku biyen kae memang tidak sekedar ckm njeplak zeng ...woooohhhh oohhhhhhhh

    BalasHapus