I know, I know, ini misih bulan November, dan rasanya tidak wangun membicarakan Christmas. Tapi, seperti di cerita sebelumnya, minggu-minggu menjelang Natal adalah saat-saat penuh tradisi. Julmiddag (baca: yul midah) atau Christmas dinner adalah salah satunya. Julmiddag bersama teman-teman, kolega, business associates, club, pokoknya selain keluarga, "harus" dilakukan sebelum tanggal 24 Desember. Karena pada tanggal itu, saatnya orang merayakan Natal bersama keluarga. Bayangkan sekarang. Sebelum tanggal 24 Desember sudah harus kelar Julmiddag. Bapak yulmidah dengan kolega. Ibu yulmidah dengan kolega. Kalau bapak dan ibu punya banyak business partner dan associates, mereka juga harus yulmidah dengan mereka-mereka itu. Kalau bapak tergabung dalam sebuah club, bapak yulmidah dengan club. Kalau mereka berjemaat, mereka juga yulmidah dengan jemaat gereja. Begitu seterusnya. Semakin luas jaringan sosial dan business seseorang, semakin banyaklah acara yulmidah. Jadi janganlah heran bila beberapa yulmidah dimulai jauh-jauh hari sebelum Natal.
Malam ini kami yulmidah bersama Corvette Club di sebuah restoran bernama Tyrol di Stockholm. Nyyaaaa..sebenarnya saya tak mau men-disclose menu apa saja yang tersaji di sana sih. I don't want to steal the Christmas thunder. Idealnya saya pengin cerita tentang makanan Natal nanti menjelang tanggal 24 Desember. Tapi well, apa boleh buat. Singkatnya, menu yang tersedia di sana, karena itu yulmidah, ya Julbord (baca yul burd). Yulburd sebenarnya berarti Christmas table. Tapi, kalau kita mendengar kata yulburd, kita langsung dhong itu adalah hidangan buffé yang berupa makanan-makanan khas Natal. Malam ini yulburd-nya enak. Tidak sia-sia membayar 549 kronor per kepala. Ada daging babi, daging kalkun, daging rusa, daging kijang, bakso babi, bakso ayam, bakso rusa, sosis babi, sosis ayam, sosis rusa, kentang rebus, kentang dipanggang dengan ikan anchovy dan krim, telur rebus dengan kaviar, berbagai jenis ikan salmon dimasak berbagai macam cara, berbagai macam dressing, berbagai macam salad, berbagai macam keju dari mulai keju biasa sampai keju yang baunya seperti kaki, berbagai macam cake dan coklat dan es krim. Huekk. Sampai mblenek makannya. Oh iya, sebelum yulmidah dimulai, kami disuguhi minuman namanya glögg (baca: gloek). Kalau orang Amrik minum eggnog di malam natal, kami bangsa viking minum glögg. Apa itu glögg, nanti diskripsi lengkapnya saya cari di wikipedia ya. Pokoknya, minuman itu manis dan enak! Ada yang beralkohol, ada juga yang tanpa alkohol. Glögg selalu diminum hangat-hangat, dan dicemplungi kacang mandel dan kismis. Huenak, saya sukaaa kacang mandel!!
Hmmm..lihat di foto ada tulisan "Björnstek"? Hmmm..itu artinya beruang goreng. Saya sampai jadi haaahhh?? Tapi benar, restoran ini ternyata menyediakan daging beruang di antara menu Natal lainnya. Rasanya? Hmmmm..enak. Ada juga bakso beruang. Kenta bilang enak sekali, tapi menurut saya agak gimanaa gitu rasanya! Ada juga hidangan yang, jangankan mencicipi, memotret pun saya tak tega. Di dekat piring saji tertulis: "Bäver". Bahasa Inggrisnya berarti "beaver". Bahasa Indonesianya berarti...berang-berang. Masyaaloh.
Anyway sekarang kami sudah di rumah. Kekenyangan, dan tencrem.


