Tidak menduga sama sekali. Saya pikir, lepas dari gereja St. Petrus dan Paulus Temanggung membuat saya terbebas dari tradisi agama Katolik: Masa Advent. Ingat tidak mbak Nit, menjelang Natal, empat buah lilin selalu tersedia dan menyala menurut urutan minggu? Ternyata saya end up di negara yang make a big deal mengenai Masa Advent. And more.Minggu-minggu menjelang Natal di Suwediya adalah bulan yang penuh tradisi. Salah satunya, masa Advent. Haqul yakin deh, mbesok hari Minggu di gereja Norrortskyrkan (baca: Norutsyirkan) pasti lilin advent sudah menyala. Tapi, kegiatan lilin-lilin kecil ini tidak hanya terbatas di lingkungan gereja. Banyak keluarga yang kalau menerima tamu selalu menyalakan lilin advent. Well, orang Suwediya memang tergila-gila sama lilin sih. Menurut mereka, ngobrol di ruang tamu yang diterangi dengan lampu remang-remang dan nyala lilin membuat suasana jadi "mysig" (terjemahan bebasnya kira-kira "warm and cozy").
Selain itu, yang namanya "adventsljusstake" (baca: advents yustake) selalu terpasang di pinggir jendela. Bukan cuma di rumah-rumah, tapi juga di kantor-kantor, supermarket, salon, you name it dah. First of all, yustake itu sebenarnya artinya candle holder. Any candle holder. Tapi adventsljusstake selalu berupa lampu dengan holder mirip seperti tempat lilin bangsa Yahudi. Kebanyakan adventsljusstake selalu berlengan tujuh. Tapi sekarang ada juga yang lengannya cuma lima, atau bahkan tiga. Anehnya, tradisi ini bukan diinspirasikan oleh bangsa Yahudi, tapi diperkenalkan oleh bangsa Jerman beratus-ratus tahun yang lalu. Berapa lama advent yustake terpasang, menurut wikipedia sampai Natal ke 20, alias 20 hari setelah tanggal 25 Desember. Hmm..berapa lama ya keluarga Gustafsson memasang advent yustake? Sak bosene. Kalau sudah eneg dengan sembarang berbau Natal, ya kukutan lah.
Anyway, di malam hari suasana jadi mysig dengan adanya advent yustake ini, karena ke mana pun kita pergi, selalu bisa melihat 7 lampu di balik jendela. November - Desember adalah bulan yang gelap gulita di Suwediya, jadi lampu-lampu itu bisa menghidupkan suasana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar